Langsung ke konten
Selasa, 6 Oktober 2026Indeks BeritaTentang

Teknologi, sains, dan gaya hidup digital

Bisnis

Kopi Gerobak Listrik Jago Coffee Kantongi Pendanaan Lebih dari USD 20 Juta

Tim Redaksi - NarasiBangsa

Kopi Gerobak Listrik Jago Coffee Kantongi Pendanaan Lebih dari USD 20 Juta
Foto: Ilustrasi NarasiBangsa (gambar dibuat dengan AI)

Jakarta - Di tengah lesunya pendanaan startup, bisnis kopi keliling justru menarik minat investor. Jago Coffee telah menghimpun pendanaan lebih dari USD 20 juta dengan valuasi sekitar USD 63,5 juta.

Valuasi tersebut dicapai setelah pendanaan Seri B senilai USD 12,5 juta pada Februari 2026. Dana ini dipakai untuk mengembangkan model bisnis kopi berbasis gerobak listrik.

Baca juga: Startup AI untuk Desain Perangkat Keras, Flow Engineering, Raih Pendanaan Seri B USD 50 Juta

Kedai yang bergerak

Alih-alih membuka kedai permanen, Jago Coffee menjual kopi dari gerobak listrik yang berkeliling. Model ini memungkinkan perusahaan menjangkau lebih banyak pembeli dengan harga terjangkau tanpa bergantung pada lokasi tetap. Operasionalnya didukung aplikasi dan sistem pengelolaan berbasis teknologi.

Masuk jaringan Endeavor

Tiga pendiri Jago Coffee, yaitu Yoshua Tanu, Daniel Sidik, dan Christopher Oentojo, terpilih sebagai Endeavor Entrepreneur Indonesia. Mereka lolos International Selection Panel Endeavor di Montreal, Kanada, pada 17 September 2026.

Status ini membuka akses ke jaringan mentor, pengusaha, dan investor Endeavor, termasuk peluang mengakses Endeavor Catalyst, dana yang berinvestasi bersama investor utama dalam putaran pendanaan perusahaan.

Kisah Jago Coffee menunjukkan bahwa investor kini lebih tertarik pada bisnis dengan model yang jelas dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari. Dalam beberapa tahun terakhir, total pendanaan startup Indonesia turun jauh dibanding puncaknya pada 2021.

Tag: StartupJago CoffeePendanaan

Berita Terkait